Hidayah Dari Kisah : AS-SAKAN NAMA NABI NUH

Image

Siapa nama nabi Nuh sebelum ditunjuk Tuhan sebagai Rasul untuk da’wah (mengajak) ta’at kepada Tuhan ? Nama Nuh sebelum menjadi nabi adalah As-Sakan, karena keuletan dan kesabarannya As-Sakan mendapat nama panggilan Abdul Gafar (artinya ; sang pema’af).

Nuh adalah seorang petani yang tekun sabar dan bijaksana, sifatnya suka menolong orang, adil dan bijaksana begitulah kata masyarakat. Maka dapat panggilan tambahan yaitu Abdul Malik ( artinya ; Sang Raja yang adil dan bijaksana). Dua nama baik disandangnya sebagai sang pema’af dan sang raja yang adil bijaksana.

Abdul Gafar dan Abdul Malik adalah dua nama satu orang yang sifatnya sangat disukai oleh masyarakat, namun masyarakat tidak suka ajaran yang dida’wah kannya yaitu ajaran menyembah Tuhan yang Esa.  Ajaran yang tidak layak bagi masyarakat yang biasa liar seperti binatang tanpa agama.

Dalam agama Nuh melarang manusia berbuat jahat, mencuri, mabuk, bohong, menindas, judi, zina dan berbagai macam kemaksiatan. Itulah ajaran agama Nuh dari Tuhan yang di syi’arkan oleh Abdul Gafar yang Malik. Istri dan Anaknya pun tidak menyukai ajaran Tuhan yang disyi’arkan ayahnya. Karena kerasnya perlawanan ajaran Tuhan yang disyi’arkan oleh Abdul Gafar yang Malik, sang Nabi dianggap gila karena berlawanan dengan budaya masyarakat yang hobby bermaksiat. Nuh merasa tidak sukses dalam syi’ar sampai sang Nabi menangis setiap malam bertahun-tahun memohon pada Tuhan untuk menyadarkan ummatnya yang selalu melawannya. Atas kebiasaan berdoa khusuk dengan penuh tangis menangisi dirinya sendiri yang merasa tidak sukses dalam da’wahnya, maka Abdul Gafar yang Abdul Malik diberi nama Nuh artinya air mata ketaatan pada Tuhan.

 

Sejak resmi menjadi Nabi dengan nama nabi Nuh, tantangan semakin berat karena dianggap gila oleh masyarakat bahkan istri dan anaknya pun menganggap ayahnya gila. Melarang kenikmatan jasmani yang uuueeennaaak… yaitu zina, tentu masyarakat, istri dan anaknya menganggap ayahnya gila, kuno gak gaul, perbuatan uuueeenaak kok dilarang, yang penting kan suka sama suka ya yess lah… begitu kata masyarakat. Tabiat kelakuan ummat Nuh kurang lebih seperti zaman sekarang yang menganggap zaman modern padahal seperti zamannya nabi Nuh, jadi mundur ribuan tahun yang lalu. Modern itu tidak zina, tidak narkoba, tidak korupsi, tidak jahat, tidak merugikan orang lain. Selalu taat pada peraturan Tuhan begitulah firman-Nya.

 

Kurang ajarnya ummat Nuh sudah tidak patut lagi untuk dida’wahi, biadabnya luar biasa melebihi sifat anjing kampung yang gila. Pengikut Nuh hanya beberapa puluh manusia saja, yang memusuhi ratusan ribu manusia. Salah satu contoh kurang ajarnya ummat Nuh adalah, orang tua yang mempunyai anak balita menaikkan anaknya diatas kepala Nuh sambil berkata “Wahai anakku, jika kamu masih hidup sepeninggalanku, maka janganlah sekali-kali kamu mena’ati orang gila yang bernama Nuh ini” 

Dalam suasana ujian yang sangat berat bagi Nuh, pernah iblis memberi khabar baik dan benar namun Nuh tidak menanggapinya, setelah Nuh ditegur Tuhan barulah Nuh menanggapi ucapan iblis yang ternyata benar.

 

Iblis mendatangi Nuh dan berkata ; “Engkau telah memberikan anugerah yang besar kepadaku, maka terimalah nasihatku karena sesungguhnya aku tidak akan mengkhianatimu”

Nuh merasa sakit hati dengan perkataan iblis dan permintaannya itu.

Dengan cepat dan tepat Tuhan mewahyukan kepada Nuh ; “Berbicaralah kepada iblis dan terimalah nasihatnya karena sesungguhnya Aku (Tuhan) akan menjadikan dia berbicara dengan benar kepadamu”

Nuh akhirnya menanggapi iblis, “berbicaralah wahai iblis”

Iblis, berkata ; “Jika kami mendapatkan anak Adam itu kikir, tamak, zina, hasad, maksiat, sewenang-wenang dan tergesa-gesa, maka kami akan mempermainkannya seperti bola. Adapun jika sifat-sifat tersebut terhimpun pada seseorang, maka kami menamainya setan”

Nuh berkata pada iblis ; “Anugerah besar apakah yang telah aku lakukan untukmu..?! ”

Iblis menjawab ; “Engkau telah berdoa kepada Tuhan untuk membinasakan penduduk bumi, maka dalam sesaat engkau telah menjadikan mereka masuk neraka sehingga aku menjadi santai, tidak perlu bekerja keras untuk menyesatkan mereka dalam waktu yang lama sekali”     

 

Iblis ternyata khawatir juga kalau manusia dimatikan bersama dan semua masuk neraka tanpa ikut campur mereka, iblis merasa tidak berprestasi.  Manusia memiliki alat untuk memasukan dirinya ke neraka, nama alat tersebut adalah kesombongan. Padahal Tuhan telah mengingatkan sesuai firman-Nya : “Janganlah kau pakai jubbah-Ku yang bernama Muta’kabir (kesombongan), kalau kau pakai jubbah(pakaian)-Ku pastilah kau akan hancur”.  Banyak manusia sombong karena merasa dirinya pintar, hebat dan berilmu sehingga merasa bisa segalanya. Manusia berilmu yang rendah hati pasti tidak sombong dan bermanfaat bagi orang lain seperti nabi Nuh, sedangkan manusia yang tinggi hati pasti sombong tidak bermanfaat bagi orang lain seperti ummat nabi Nuh.

 

Hanya pada Tuhan kita bergantung dan kepada sesama manusia kita mengaplikasikan gantungan kita. Tuhan tidak pernah menipu hamba-Nya, hambalah yang selalu menipu Tuhan dengan berbagai alasan. Apakah mampu tiupan menundukan angin topan..?

 

Tutup (perlindungan) Allah ada dua : tutup yang menghalangi perbuatan maksiat dan tutup ketika melakukan maksiat. Manusia pada umumnya berharap supaya ditutupi dalam melakukan maksiat karena khawatir derajat mereka jatuh dimata makhluk. Adapun kalangan khusus berharap ditutup (dicegah) dari perbuatan maksiat karena khawatir kedudukan mereka jatuh dalam pandangan Allah.

(Ibnu Atha’illah)

 

 

“Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka.

(QS.4:108)  

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: