Hidayah Dari Kisah : QABIL PEMBUNUH HABIL

Image

Satu pria dan satu wanita beranak pinak kembar 18 dan hanya 1 yang tidak kembar, total beranak 37 manusia yang berjenis laki-laki dan wanita kemudian dijodohkan saling silang bukan dengan kembarannya, suatu peristiwa langka untuk ukuran otak manusia masa kini. Masalalu awal mula terciptanya manusia itu hal yang biasa dan harus terjadi karena memang skenario Tuhan. Kalau tidak ada Adam dan Hawa tidak akan ada kita yang lagi menikmati bacaan ini. Dari zaman bahola zaman batu  sampai masa kini zaman birahi zaman blackberry, semua kejadian yang ditetapkan Tuhan wajib kita yakini. Jadi kejadian masa lalu zaman bahola Adam dan Hawa beranak 37 itu hal yang sangat wajar dan biasa pada zamannya.

Dari 37 putra putri Adam dan Hawa, dijodohkan saling silang tidak boleh dijodohkan dengan kembarannya yang didalam rahim Hawa bersamaan, Putra Adam 19 orang dan putrinya 18 orang, hanya putra kelima yaitu nabi Sys yang lahir sendirian tanpa kembaran. Untuk menghayati cerita ini saya sampaikan putra putri Adam dan Hawa, berurutan sesuai kelahirannya.

      1. Cayn dan saudara perempuannya
      2. Qobil dan Iqlima
      3. Ashut dan saudara perempuannya
      4. Habil (Abel) dan Labudza
      5. Sys
      6. Ayad dan Hazura
      7. Balagh dan saudara perempuannya
      8. Athati dan saudara perempuannya
      9. Tawbah dan saudara perempuannya
      10. Darabi dan saudara perempuannya
      11. Hadaz dan saudara perempuannya
      12. Yahus dan saudara perempuannya
      13. Sandal dan saudara perempuannya
      14. Baraq dan saudara perempuannya.
      15. Wadd dan dan saudara perempuannya
      16. Suwa dan saudara perempuannya
      17. Yaghuth dan saudara perempuannya
      18. Ya’uq dan saudara perempuannya
      19. Nasr dan saudara perempuannya

Habil adalah putra keempat, dijodohkan dengan Iqlima putri kedua kembaran Qabil, kembaran Habil yang bernama Labudza dijodohkan dengan Qabil. Perjodohan silang tersebut dirasa tidak adil oleh Qabil, alasan dia karena kembaran dia Iqlima yang cantik seharusnya jodohnya yang ganteng yaitu dirinya si Qabil.  Habil yang tidak begitu cakep tidak layak untuk beristri Iqlima yang cantik, dan Labudza yang tidak begitu cantik tidak layak bersuamikan dia yang ganteng plus cakep begitu pikir si Qabil. Hati Qabil telah terayu dan tertutup bisikan iblis sipenjerumus manusia, Qabil lupa bahwa iblis telah bersumpah pada Tuhan kalau manusia adalah musuh utamanya. Kedua orang tua Qabil pun sudah memberi pesan pada anak-anaknya untuk waspada dengan iblis setan dan sejenisnya yang selalu dendam kepada anak turun Adam dan Hawa. Namun sekuat apapun pesan orang tua kalau setan sudah menutup hati manusia dengan keindahan dunia yang selalu menipu, pastilah manusia akan lupa pesan orang tua.  Walaupun pesan Adam pasti benar karena pesan Adam adalah pesan Tuhan.
Hati Qabil telah dikuasai setan sudah buta dan tuli mata hatinya, yang ada dihatinya hanya dendam serakah dan tamak. Habil tidak layak beristri Iqlima… Habil harus saya bunuh dan Iqlima saya peristri…. Begitulah teriakan setan yang bermukim dihati Qabil, tak ada setitik sinar illahi sinar kebenaran dihatinya, gelap gulita hatinya tampak dimukanya persis anjing bulldog. Bulu alisnya tegak keatas, bibirnya ketarik kebawah, matanya melotot merah buas, giginya gemeretak, hidungnya mengembang dengan dengusan setan, kecakepannya hilang ditelan setan. Qabil sudah tidak kenal dengan Tuhan, tentu Tuhan gak maulah mengenalnya… kalau kau jauh Aku pun jauh…. kalau kau dekat Aku pun dekat…. begitu janji Tuhan yang telah terlupakan Qabil…. Tuhan jauuuuh dari hati Qabil, iblis…setan dan sejenisnya pesta ria didalam hati Qabil dengan nyanyian setan bersyair….. bunuh Habil peristri Iqlima….

Pada suatu saat Habil menggembala dombanya dipadang rumput dilereng gunung Qasiyun (sebelah selatan Damaskus), melihat Habil lagi menggembala sendirian Qabil yang sudah kesetanan sangat nafsu untuk membunuh adiknya. Maka didatangilah Habil dan Qabil berkata “aku pasti membunuhmu sekarang”

Habilpun berkata “….kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sungguh aku takut pada Allah….” (QS.5:28)

Mendengar jawaban Habil….. Qabil tidak mereda emosinya, malahan memuncak dan menghantam kepala Habil dengan batu besar tepat dikepala bagian belakang. Habil tersungkur berdarah-darah kepalanya, sebelum menghembuskan nafas terakhir Habil berpesan pada kakaknya Qabil “jika dua orang …. saling berhadapan dengan pedangnya masing-masing, maka yang membunuh dan yang dibunuh sama-sama didalam neraka….. karena sesungguhnya ia juga berambisi untuk membunuh lawannya”  maka saya tidak akan melawan kehendak jahatmu kakakku Qabil…. saya selalu ingat firman Tuhan “sungguh aku ingin agar kamu kembali dengan membawa dosa membunuhku dan dosamu sendiri. Maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim” (QS.5:29)  matilah Habil setelah berpesan atas firman Tuhan tersebut.

Setelah membunuh adiknya Qabil baru sadar karena setan didalam hatinya pergi tidak ada yang memprovokasi lagi, Qabil panik luar biasa atas kejadian pembunuhan adiknya, bagiamana cara menyembunyikan bangkai Habil ini ?! begitulah pikiran Qabil agar tidak ketahuan orang tuanya. Qabil menyesali dan menangisi nasibnya yang bertindak jahat atas perintah setan membunuh Habil, Qabil menggendong mayat Habil berlari-lari kecil berputar-putar padang rumput sambil nangis sesenggukan, tepat didepan gua ad-dam (darah) diatas gunung qasiyun Qabil melihat “seekor burung gagak menggali bumi dengan kakinya kemudian menaruh burung gagak yang telah mati dengan paruhnya”  setelah melihat kejadian tersebut Qabil mendapat ide cara mengubur mayat saudaranya yang telah dibunuh.

Qabil berkata “….. celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini ? …..” (QS.5:31) 

Akhirnya Habil dikuburkan oleh Qabil, kejadian tersebut awal mula pembunuhan dan penguburan mayat manusia pertama dibumi ini. Setelah mengubur adiknya Qabil pergi minggat meninggalkan keluarganya, keluar masuk hutan tanpa tujuan dalam pengembaraannya Qabil menangis dan menyesali perbuatannya, pergi tanpa tujuan hanya berputar-putar masuk keluar hutan.

Allah menerangi alam lahir dengan cahaya makhluk-makhluk-Nya, dan menerangi alam batin dengan cahaya sifat-sifat-Nya. Cahaya alam lahir pasti terbenam, dan cahaya hati tak kan pernah padam. Karena itu seorang penyair berkata, “Matahari siang terbenam dengan datangnya malam, matahari hati tak kan pernah sekalipun menghilang”

Siapa yang mengira kemahalembutan-Nya terlepas dari takdir kekerasan-Nya, berarti ia memiliki pandangan yang sempit.

(Ibnu Atha’illah)

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: