Hidayah Dari Kisah : HURU HARA DI SURGA

Image

Pada zaman bahola manusia belum tercipta, konon khabarnya iblis simbahnya jin dan setan waktu itu taat dengan peraturan Tuhan, mereka mulai melawan aturan Tuhan setelah dikhabarkan oleh Tuhan bahwa mau diciptakan mahluk yang namanya manusia.  Maksud Tuhan menciptakan manusia tentu dengan tujuan mulya untuk melengkapi alam semesta, namun iblis membangkang merasa mempunyai pesaing takut cinta Tuhan dibagi dengan mahluk baru yang bernama manusia, itulah yang namanya cemburu karena cinta, tentu iblis cinta pada sang Pencipta sampai serakah tidak mau diduakan dengan manusia.

Kawan iblis yang bernama malaikat awalnya juga tidak setuju Tuhan menciptakan manusia, mereka semua ngotot pada Tuhan serempak bertanya ; ngapaiiiin…. “Engkau menciptakan manusia dibumi yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu ? “

Tuhan menjawab protes mereka ; “….. Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” dan Tuhanpun langsung menciptakan manusia bimsalabim… “kunfayakun”… jadilah jadi… maka terciptalah manusia yang diberi nama Adam dan langsung diajarkan oleh Tuhan “….nama-nama benda seluruhnya”.

Kemudian Tuhan mengemukakan pertanyaan kepada para malaikat “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang yang benar” .  Malaikat menjawab “Mahasuci Engkau tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sungguh Engkaulah Yang Mahamengetahui lagi Mahabijaksana”

Tuhan berfirman “Hai Adam beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda itu ?”.  Adam menyebutkan dengan lancar yang mana para malaikat tidak tahu nama-nama benda tersebut.

Tuhan berfirman ; “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa…. Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu tampakkan dan apa yang kamu sembunyikan ?….. sujudlah kamu kepada Adam” . Maka sujudlah malaikat, dan iblis tidak mau sujud karena mereka merasa lebih unggul, iblis bahan dasarnya adalah api sedangkan manusia hanyalah tanah. Iblis mengistimewakan dirinya dari api dan merendahkan tanah, padahal memberi penilaian unggul atau tidak hanya hak Tuhan, iblis menuhankan dirinya.

Maka dilaknatlah iblis oleh Tuhan “…. barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati. Adapun yang ingkar dan mendustakan firman-Ku, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal didalamnya” (QS.2:30-39)      

Iblis meminta pada Tuhan ; Ya Tuhan…. aku menerima laknatmu masukkan anak turunkun keneraka jahanam semuanya dan kekal didalamnya dan janganlah anak turunku Kau matikan, tangguhkanlah kematian anak turunku sampai hari kebangkitan manusia setelah Kau matikan dari kehidupan dunia. Tuhan menyetujui permintaan iblis, anak turun iblis tidak diberi kematian hidup sepanjang jaman nanti pada waktu kiamat langsung masuk neraka jahanam, dan musuh utama iblis adalah manusia.

Iblis berkata : Ya Tuhan… terimakasih…. “Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka (manusia) memandang baik perbuatan maksiat dimuka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya kecuali hamba-hamba-Mu yang taat kepada-Mu”

Tuhan menjawab pernyataan iblis : Silahkan semaumu “….. kewajiban-Ku menjaganya. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasan bagimu terhadap mereka kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai 7 pintu, setiap pintu telah ditetapkan untuk golongan tertentu dari mereka. (QS.15:26-44)  

Tuhan mengusir iblis dari surga : “Pergilah…. siapa yang mengikutimu, maka…. neraka jahanam adalah balasannya, sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasudlah siapa yang kamu sanggupi diantara mereka dengan ajakanmu dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki. Dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak serta berilah janji kepada mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka. Dan cukuplah Aku (Tuhan) sebahagai penjaga”. (QS.17:61-65)

   

Jin keluar dari surga setelah diusir Tuhan, mereka mengembara dialam semesta, dari langit kebintang-bintang sampai dunia raya didudukinya, mereka golongan mahluk terkutuk yang tidak taat pada Tuhan, dendam kusumat dari ujung rambut sampai ujung jari kaki kepada manusia sangat melekat.  Setiap hari mereka meeting membuat rencana mengeluarkan Adam dari surga, beribu-ribu rencana yang dibuat dirasa belum tepat. Raja jin menyampaikan pendapat bahwa percuma kita meeting tiap hari tapi tidak tahu perkembangan Adam disurga. Serempak peserta meeting mengamininya beeetuuul…. kita hanya nggedabrus buang enerji saja. Raja jin menugaskan anak buahnya untuk mencuri berita dari surga melihat perkembangan kehidupan Adam.

Pada suatu saat suasana surga yang indah nan damai mahluk Tuhan yang namanya Adam duduk-duduk sendirian belum punya kawan, Adam meminta pada Tuhan agar diciptakan kawan sejenisnya yaitu manusia untuk kelengkapan hiburan disurga yang saat itu mahluk yang bernama manusia hanya dirinya yaitu Adam. Permintaan Adam dikabulkan Tuhan untuk menunggu pada saat tertentu akan diciptakan manusia kedua dengan bahan yang sama dari tulang rusuk Adam. Komunikasi doa Adam dan Tuhan dicuri oleh iblis dan iblispun segera lari meluncur kebumi untuk mengkhabarkan berita surga tentang keadaan Adam yang akan dibuatkan kawan dari tubuh Adam.

Sampai dibumi iblis disambut dengan gembira ria oleh kawan-kawannya karena membawa berita kebenaran keadaan Adam disurga. Mereka segera meeting untuk membuat strategi pencelakaan Adam agar dibuang oleh Tuhan kebumi dengan penuh kehinaan seperti iblis.

Iblis selalu membuat rencana mencelakakan manusia, karena iblis sudah berkomitmen pada Tuhan bahwa manusia adalah musuh utama mereka, dan iblispun sudah mengorbankan keturunannya untuk menduduki neraka jahanam dengan kekal.

Itulah komitmen mereka yang membikin rusaknya dunia, karena pembangkangannya kepada Tuhan sampai terjadi huru-hara disurga maka diusirlah iblis dari surga. Diluar surga iblis berencana harus mengeluarkan Adam dari surga, walaupun Adam sudah direncanakan oleh Tuhan nantinya menjadi kalifah (wakil Tuhan) didunia. Iblis berpikir kalau turunnya Adam dari surga tepat dengan rencana Tuhan pastilah Adam dalam keadaan suci nan bersih, harus kita kotori agar melanggar ketentuan Tuhan.

Itulah rencana iblis pertama setelah diusir dari surga oleh Tuhan……!!!

“Apabila mereka tiba di langit kewajiban (menunaikan kewajiban) atau turun ke bumi kepentingan (hawa nafsu), hal itu terjadi dengan izin dan keyakinan yang mendalam.

Mereka tidak menunaikan kewajiban dengan lalai dan menyalahi adab (etika). Demikian pula bila menuruti hawa nafsu, bukan semata-mata dorongan syahwat yang meluap atau kesenangan duniawi, tetapi mereka masuk ke dalamnya dengan pertolongan Allah untuk meraih keridha’an-Nya, menuruti tuntutan-Nya, dan berharap kepada-Nya.

 

Katakanlah, “Tuhanku, masukkanlah aku melalui pintu kebenaran dan keluarkanlah aku melalui pintu kebenaran pula supaya pandanganku tetap bulat pada kekuasaan dan kekuatan-Mu ketika Kau memasukakanku, demikian pula kepasrahan dan ketundukanku selalu kepada-Mu ketika

Kau mengeluarkanku”   

(Ibnu Atha’illah)

……… Aaamiiin ………


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: