SEPI

Image 

Sungguh kata sepi itu sederhana namun cukup dalam arti dan isinya bisa menenangkan dan juga bisa bikin galau hati ini….  “Sepinya hati ini namun aku rindu….“  begitu kata Bhetaria Sonata dalam potongan syair lagunya. Saat saya menulis artikel ini tepat pukul 10 lewat 10 menit, jarum menunjukan lambang V yang artinya Victor atau kemenamgan, udara cerah matahari merekah menunjukan kehangatan pagi,  burung kacer dan prenjak bercengkerama diatas pohon mangga yang ada dikebon belakang rumah, saya menulis artikel ini dibawah keriangan burung-burung kecil liar dengan kicauan bahagia gurau dengan kawan-kawannya.  Terimakasih kacer dan prenjak burung liar penghibur pagiku yang sangat gundah galau tanpa ujung dan tepi, pikiranku berputar-putar seperti penyakit vertigo, jatuh tidak berdiripun tidak planet bumi pijakkanku serasa planet luar angkasa…. aaaampuuuun…. gara-gara pejajah yang namanya sepi !!!

 

Rumahku tidak pernah sepi dari penghuni dan tamu, ada karyawan dan ada pembantu sebagai sahabatku, kemanjaan tukang kebun, sopir, tim masak didapur, melebihi manjanya anak-anakku, suasana tersebut memang aku ciptakan sebagai pembatas jurang setan yang ada dalam rumah tangga, Rasulku Mohammad telah memberitahukan agar kita waspada, statemen beliau adalah “anak dan istrimu adalah fitnah bagimu” Tuhan pun mengingatkan kita dalam firman-Nya “Aku uji hamba-Ku, apa yang ia cintai”  atas dasar itulah aku selalu bersahabat dengan para dhuafa’ penghibur hati yang tanpa tendensi ihlas dalam persahabatan. Anak dan istriku bahagia karena tidak ada kemanjaan yang berlebihan, semua ini berjalan sesuai perintah Tuhan, karena aku pernah lupa melanggar statemen Rasul dan firman Tuhan, waktu itu aku sangat mencintai anakku dan dengan mudahnya Tuhan mengambil-Nya, aku sangat merasa kehilangan anak namun Tuhan tidak merasa bertambah mahluk yang diambil-Nya. Setelah 3 tahun aku dalam pencarian kebenaran adanya Tuhan, serasa 30 tahun aku tidak ber Tuhan walaupun ibadahku sangat taat, ternyata ibadah taat bukanlah suatu ukuran dekatnya hamba pada sang Pencipta Tuhan yang Maha Segalanya.

 

Sepi itu bisa menciptakan pahala dan bisa juga menciptakan dosa, dalam hati maupun pikiran yang sepi akan datang pikiran baik maupun buruk. Hari ini aku sangat kesepian lebaran akan datang dua hari lagi, sahabatku meninggalkanku sendirian, pembantu, tukang kebun, sopir, karyawan engkau sahabatku semua. Dihari lebaran kau bahagia pulang kampong, sehabis lebaran bahagiamu masih bersambung bertemu dengan aku, kita sendagurau polos ucapan sesuai isi hati. Sungguh para dhuafa’ itu jauh lebih bahagia dari orang yang berada, karena orang berada telah terbelenggu oleh harta dunia. Dhuafa’ bahagiamu selalu bersambung tanpa putus, sedangkan bahagiaku terputus-putus.  Pagi ini aku tersiksa oleh tamu-tamu bayangan yang menyesatkan, anakku yang telah tiada menghampiri pikiranku, orang tuaku, guruku, sahabat-sahabatku yang telah pulang ke Rahmatullah berjubel mendatangiku penuh sesak dipikiran. Sepi pikiran sepi hati adalah tempat pesta pora para setan, mereka datang dengan berbagai bayangan cerita masalalu yang indah…..

Awaaasss…. ingatlah itu adalah setan yang mengingatkan masalalu yang indah, tugas setan adalah menjerumuskan manusia melalui pikiran untuk masuk kehati agar manusia lena lupa dan akhirnya berbuat zina atau menangis karena penyesalan…. masalalu adalah bangkai maka jangan kau pikir lagi, saat ini adalah hidup maka manfaatkan dan nikmati sebahagia mungkin, masa yang akan datang adalah harapan maka rencanakan sesuai kemampuan, itulah pagar untuk membendung setan agar tidak masuk dalam hati dan mencetak pisimis karena masalalu yang indah maupun yang pahit, dan over optimis karena bayangan masa akan datang yang tanpa ujung dan pangkal, nikmati saat ini sajalah yang pasti indah dan realistis.

 

Alhamdulillah… Terimakasih Tuhan segera Kau sadarkan, sehingga sepi pagi ini tidak berlebihan aku kemasukan setan, aku usir bayangan anakku yang telah meninggal, aku usir bayangan orang tuaku, sahabat-sahabatku yang telah tiada didunia. Aku yakin itu setan gombel wewe… sundel bolong ompong… sompret zombie pribumi… anjing bencong kurap kudis…  jin gebres iprit kecirit bau busuk gak pernah cebok… dan pasukannya, yang akan menjerumuskan pikiranku agar tersiksa batinku. Sepi pagi ini adalah berkah yang hampir jadi musibah jika aku tidak segera disadarkan oleh Sang Maha Segala-Nya. Hadiah ketaatan Ramadhon penjaga hati… hati yang penuh setan bayangan, menjerumuskan melalui sejarah kehidupan yang indah maupun yang pahit. Semoga ketaatan dalam satu bulan bisa menjaga hati dalam sebelas bulan…. terimakasih Tuhan yang Maha Segala-Nya.

 

Sepi jangan kau toleransi segeralah silaturohmi, datanglah kekerabat, sanak saudara, handai tolan dan ucapkan selamat lebaran iedul fitri maaf lahir dan batin.

 

Ya Allah… berkat Ramadhon… anugerahi saudara-saudaraku… Rahmad Maghfirh-Mu … bukalah pintu-pintu surga-Mu… tinggikanlah pangkat dan derajat dihadapan-Mu…. kumpulkanlah dengan manusia terbaik kekasih-Mu… Muhammad SAW.

Mohon ma’af lahir batin… Eid Mubarok….

Amiiiin….

 

 

“ Salam dari Surga “

 

……… SurpluS anti Kemubadiran ………


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: