CARA KAYA TANPA STRESS

Image

  

Harapan semua manusia di dunia adalah hidup kaya raya. Bahkan tidak sedikit yang memiliki harapan hidup sempurna yaitu waktu anak-anak dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya mati masuk sorga. 

 

Bisakah harapan hidup sempurna kita dapat ?

Bisa dan mudah !

Bagaimana cara mendapatkannya ?

 

Berdasarkan pengalaman hidup saya, cara memperoleh harapan hidup sempurna yaitu harus mempunyai prinsip yang kuat dan berlandaskan religi. Selain itu perlu memilih pergaulan yang positif, anti kesombongan dan anti ngrumpi membicarakan keburukan orang.

Dari 3 tahapan hidup di dunia yaitu masa anak-anak, masa muda dan masa tua, saya menjalani hidup dengan cara sebagai berikut:

 

1.    Masa anak-anak dimanja

Dalam religi, masa anak-anak adalah masa menuliskan ilmu di dalam hati yang akan berdampak pada masa muda dan tua mereka. Tempat menuliskannya yaitu di dalam lingkungan keluarga, seperti yang disampaikan nabi Muhammad : ”rumahmu adalah sekolahanmu, orang tuamu adalah gurumu”. Rumah itulah sekolahan utama yang sesungguhnya. Begitu juga dengan kedua orang tua, mereka itulah guru utama sesungguhnya. Pepatah mengatakan ”guru kencing berdiri murid kencing berlari”. Saat ini Anda bisa merenungi keadaan Anda waktu anak-anak dulu apakah orang tua Anda memberikan tauladan atau tidak? Kalau tidak memberi tauladan, segeralah beri tauladan pada anak Anda saat ini. Banyak orang yang memiliki persepsi salah dengan kata “manja” yang konotasinya adalah harta berkecukupan dan anak minta apa saja diturutin. Itu bukan memanjakan anak tetapi meracuni anak. Manja yang saya dapat pada waktu kecil adalah kedisplinan dalam menjalankan religi dan tanggung jawab terhadap pekerjaan-pekerjaan ringan yang ditanamkan oleh orang tua untuk bekal di masa muda dan di hari tua. Doa bersama setiap pagi dan menjelang tidur, sebelum tidur dihadiahi dongeng yang menyenangkan berisi contoh orang baik dan jahat beserta akibatnya. Dongeng tersebut terus membekas dan bermanfaat dalam kehidupan saya sampai saat ini. Manja yang benar yang telah saya rasakan adalah perhatian orang tua dan tanggung jawab yang ditanamkan pada anaknya.

2.         Masa muda foya-foya

Masa muda adalah masa aktualisasi diri atau ingin diakui kehebatannya. Masa-masa muda kalau tidak tertanam religi serta komunikasi dengan keluarga akibatnya sangat berbahaya seperti perkelahian, narkoba, kejahatan (dimanfaatkan orang jahat untuk berbuat jahat) dan perbuatan-perbuatan negatif lainnya. Komunikasi merupakan alat penting dalam keluarga. Kalau komunikasi terputus anak muda akan mencari pengakuan di luar keluarga sehingga berbahaya jika lingkungannya tidak baik. Foya-foya itu adalah berbunga-bunga hatinya dan tertampung aktualisasi dirinya. Banyak yang salah mengartikan foya-foya itu hura-hura dengan harta yang dihambur-hamburkan tanpa perhitungan demi kesenangan. Orang tua saya menanamkan arti foya-foya adalah tertampung aktualisasi diri sehingga hatinya berbunga-bunga (bahagia). Misalkan mengikuti lomba untuk menjadi juara. Bahkan tampil dalam pertandingan saja hati kita berbunga-bunga dilihat banyak orang. Apalagi orang yang kita cintai ikut melihat kita. Pasti hati kita berbunga-bunga.  Budayakan mengartikan sesuatu dalam konotasi positif sehingga hasilnya positif. Arti manja dan foya-foya di masyarakat sudah terlanjur negatif sehingga kalau anak manja dikonotasikan anak mama yang tidak bisa mandiri. Foya-foya diartikan bersenang-senang dan menghambur-hamburkan harta. Mulailah dari diri sendiri dan keluarga untuk mengubah arti tersebut menjadi positif sehingga produktif, seperti firman Tuhan ; ”Aku turuti prasangka hamba-Ku terhadap-Ku”. Anda berprasangka positif terhadap Tuhan, maka Tuhan menuruti dan memberikan hasil positif. Anda berprasangka negatif terhadap Tuhan, maka Tuhan menuruti dan memberikan hasil negatif. Mulailah merubah mengartikan kata yang sudah dikonotasikan negatif menjadi positif, pasti bisa karena Tuhan menuruti prasangka Anda, dan semua yang ada didunia hanya Tuhan yang bisa merubahnya.

3.    Masa tua kaya raya

Orang kaya yang sebenarnya adalah orang yang mampu mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan baik. Kalau pengeluaran lebih kecil daripada pendapatan maka Anda kaya raya karena bisa menabung. Nabi Muhammad berpesan yang disebut kaya adalah sebagai berikut ; ”Sewaktu kau bangun tidur dan kau mempunyai persediaan makanan cukup untuk 3 hari maka kau kaya raya, dan kau lihat keluargamu sehat semua kau bagaikan menguasai dunia”. Kita sudah dicukupkan dan dikayakan oleh Tuhan. Namun kita sering mengeluh atau merasa miskin karena ukuran kaya hanya yang nampak dimata dan menggunakan standar orang lain. Buatlah ukurun kaya sesuai dengan kemampuan Anda dengan landasan pesan nabi Muhammad seperti tersebut di atas maka Anda akan merasakan kaya raya. Yang terpenting adalah cara menikmatinya bukan cara memamerkan kekayaan kepada orang lain. Semakin Anda pamer (riya) semakin Anda resah.

 

Mulailah menjadi kaya raya tanpa stress. Caranya mudah. Terapkan 3 poin di atas maka Anda kaya raya sempurna, tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur.

 

”Orang yang menghormatimu sebenarnya menghormati indahnya tutup Allah yang diberikan kepadamu. Oleh karena itu, pujian hanya layak diberikan kepada Dzat Yang Menutupi (aibmu) ; bukan kepada orang yang menaruh hormat dan berterima kasih kepadamu”

 

”Sahabat sejatimu adalah yang bersahabat denganmu dalam kondisi ia mengetahui aibmu. Tidak lain Ia adalah Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Sebaik-baik sahabatmu adalah yang tidak mengharap keuntungan darimu”

(ibnu Atha’illah)

 

 

………Aaaaamiiiiin………

 

 

Semoga bermanfaat …..

Salam dari Surga………….. 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: