Hidayah Dari Kisah : KOPYAH NABI IBRAHIM

Darimana datangnya kopyah ? dari Ibrahim kekepala kita….

Dari mana datangnya Berkah ? dari Robbil alamin kepada manusia….

Mantun pagi wur…awuran…gak apalah yang penting artinya kan bagus, dari pada ngrumpi sebagus-bagus rumpian tak ada berkahnya secuilpun…. gak percaya ?!

Jadikan ngrumpi sarapan pagi, pasti siang hari bawaan Anda mau maaraahhh melulu….., sore hari ngrumpi lagi malam hari Anda mimpi dikejar zoombiii.. hiii….

Kopyah, songkok, blangkon, peci….lain nama sama arti yang pasti kopyah itu tempatnya dikepala, tidak dikaki apalagi dipantat…haaa…haaa….

Penemu kopyah adalah Nabi Ibrahim, kalau beliau lahir di Indonesia pasti disebut bapak kopyah…. harapan saya Anda tidak tahu asal-usulnya agar tetap meneruskan membaca…. siiiip…. agar menarik saya cerita sedikit saja hikayat nabi Ibrahim yang saya sontek dari Al-Quran, pasti benar cerita ini…..

Anda semua tahukan bahwa Ibrahim itu orang yang mbuuueeethiik alias kreatif, inovatif, selalu mempunyai inisiataif berujung pada smart bin cerdas… musuh beratnya Raja dinegaranya yang bernama Namrut sipenyembah berhala, bapaknya (orang tua) Ibrahim pembuat tuhan yaitu pemahat patung berhala yang disembah manusia dinegara Kut, Babilon, sekarang Irak bagian selatan tempat lahir Sadam Husen. Ibrahim itu sangat cinta pada Raja dan warga Babilon makanya dia selalu meneriakkan jangan kafir menyembah berhala, karena tidak pernah didengarkan oleh Raja maupun orang tuanya maka Ibrahim demonstrasi sendiri tanpa mencari dukungan, dengan cara merusak semua berhala kecil dan tanggung dengan hammer atau perkul bahasa kampung saya, hanya satu berhala besar yang tidak dirusak setelah merusak hammernya dikalungkan keleher berhala yang besar, tentu Ibrahim merusaknya malam hari waktu sepi gak ada yang lihat perusakan tersebut.

Pagi hari waktu Raja dan rakyat mau memuja berhala ditempat peribadatan, mereka semua muuaaarraaahhh…. beeraaattt…. kuraaang ajar lancang ngawur biadab, brengsek, kucing, anjing, cicak, ayam, bajingan, babi ngepet, sapi bunting, gajah mencret, macan ompong….. puuiiihhh muuuaarraaah besar semua binatang sehutan dipanggil dengan nada marah…. mengumpat-umpat…..

Raja Namrut berkata “Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami ? sungguh, dia termasuk orang yang zalim”.

Menhankamnya Raja Namrut melapor ; “Kami mendengar ada seorang pemuda yang selalu mencela berhala-berhala ini, namanya Ibrahim“

Raja Namrut berkata ; “Kalau demikian bawalah dia kesini, dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan”

Ibrahim langsung ditangkap dibawa ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) kemudian ditanya oleh Raja Namrut ; “Apakah engkau yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami ? “

Ibrahim menjawab ; “Sebenarnya patung besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada patung besar itu !!! “ (QS.21:57-64).

Raja Namrut menundukan kepala, lalu berkata ; “Ibrahim pasti tahu bahwa berhala-berhala itu tidak dapat bicara !!    Ibrahim berkata pada Namrut ; “Mengapa kalian menyembah selain Allah, berhala-berhala itu tidak dapat memberi manfaat sedikitpun, dan tidak pula mendatangkan mudarat kepada kalian ? Celakalah kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah !!!”

Raja Namrut maaarraaah beesaarrr, berteriak memerintahkan Menhankamnya Negara Babilon….. “baaakaaar…” Ibraaahiiiimmm…..!!!!

Rakyat senegara Babilon berkumpul dilapangan, depan pusat pemujaan berhala, mereka berjubel ingin melihat Ibrahim dibakar hidup-hidup, api sudah berkobar besaaarrr ditengah lapangan, Ibrahim dicincang dekat bara api yang menyala-nyala liar, tidak tampak diwajah Ibrahim ketakutan maupun grogi sedikitpun, tetap senyum-senyum seperti mau diajak rekreasi dengan rombongan malaikat dari surga, detik-detik menegangkan bagi manusia tidak beriman detik-detik menyenangkan bagi manusia beriman, Ibrahim senyum berpaling kekanan seperti ada yang menyapanya, Assalammualikum terdengar suara dari sebelah kanan Ibrahim, Wa’alaikummussalaaam…. jawab Ibrahim tenang dan bertanya ; siapa kau ? aku malaikat Jibril yang akan membantumu dalam kasus pembakaran ini !!!  Ibrahim tertawa sinis, luuu mau bantu gueee… ? tanya Ibrahim.  Iya kenape ? jawab Jibril.  Luuu… siape ? tanya Ibrahim. Gue Jibril..!!! Jawab Malaikat.  Haaa…. gak usah lah yoouuwww bantu-bantu gue…. Ibrahim tertawa renyah riang mengejek Jibril. Ibrahim menegur malaikat ; Bril… luuu nyadar, baru jadi malaikat sudah sombong mau bantu gue, emangnye lu bise ape ?  Jibril kaget dan sadar…cepat-cepat nyaut omongan Ibrahim ; sorry…sorry… Him, maksud gue… Allah menugaskan aku untuk menyampaikan bantuan-Nya ke eloooo….

Ibrahim tertawa…heee…heee… gitu dooong jelas… oke gue siap bimbing gue untuk doa kepada-Nya….

Jibril membimbing doa Ibrahim untuk minta bantuan kepada Allah, dan Allah pun berfirman ; “Wahai api jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim, dan mereka mau berbuat jahat terhadap Ibrahim, maka Aku jadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi, dan Aku selamatkan Ibrahim untuk memimpin negeri yang telah Aku berkahi untuk seluruh alam” (QS.21:65-72)

Ibrahim dilempar oleh Algojo panitia pembakaran, penonton teriak histeris dan ada pula yang teriak gembira…. maampusss luuuu… teriak Raja Namrut….

Hukuman bakar dilihat semua rakyat dan raja Babilon Namrut…….

Ternyata Ibrahim tdk terbakar tidak tersentuh api sedikitpun, tetap senyum-senyum sambil melambai-lambaikan tangan kepenonton…sambil mengatakan…. emangnye guwe kambing guling, guwe Rasul tahuuuu…. Tuhanku menyelamatkan aku dengan mendinginkan api serasa es krim legit manis…nyam..nyam..nyam… hee…hee… Allahhuakbar…. Ibrahim meloncat dari tengah bara api tetap dengan senyum-senyum ramah tanpa ada guratan dendam diwajahnya, sambil makan kurma bakar rasa strawberry manis-manis asam Ibrahim naik kepodium tempat Raja Namrut duduk.  Tentu si Namrut ketakutan terkencing-kencing seperti wayang tanpa tulang lemeesss megap-megap gak bisa ngomong, komat-kamitpun sudah gak sanggup nggreewweelll…basah kuyup badannya penuh keringat dingin campur kencing…. ampyuuun Hiiim… Namrut berkata pada Ibrahim minta ampun. Jawab Ibrahim ;  Tenaaang Pruut, sampean kenapa ketakutan aku gak akan menyakiti kamu, aku kan Rasul masak berbuat norak dan kampungan seperti kamu, justru aku mau tanya padamu…. sekarang maumu apa Pruuut ? Namrut sedikit tenang dan kagum otaknya menerka dan bertanya pada diri sendiri, Ibrahim ini bukan manusia kok sabar luar biasa, pasti dia ini ahli sihir, pawang api, dukun ramal, pembela kesalahan, saya ajak kolusi, korupsi pasti mau…. Kemudian Namrut berkata pada Ibrahim ; Tolong jangan ganggu aku dan negeri ini, apapun yang kau minta aku beri. Ibrahim tetap tenang menjawab ; Pruuut kau ini nyogok ngajak kolusi kasih-kasih aku harta..!!

Namrut grogi berpikir kok bisa baca pikiranku ? trus cepat menjawab ; sumpaah mampus, suuuweerrr aku ihlas kasih kamu maumu apa Him ?

Jawab Ibrahim ; saya hanya minta rakyatmu suruh memilih ikut saya atau ikut kamu..!!!  Wooowww fantastis permintaanmu, oke no problem asal setelah pilihan kamu tinggalkan negeri ini dan aku beri bekal kamu untuk meninggalkan negeri ini… Begitu jawab Namrut.

Singkat cerita, sebagian rakyat yang beriman ikut Ibrahim meninggalkan negeri Babilon, sebagian besar rakyat tak beriman tetap tinggal di negeri Babilon dibawah kekuasaan Raja Namrut.

Ibrahim memimpin ratusan pengikut meninggalkan negeri Babilon menuju Harran wilayah Kurdistan, sesampainya ditengah padang pasir di Harran rombongan Ibrahim mendirikan tenda-tenda untuk memulai mendirikan negeri baru yang dipimpin Ibrahim. Dari ratusan pengikut tersebut Ibrahim menunjuk lima orang dijadikan pemimpin, tentu sudah diseleksi ahlaknya yang terbaik untuk dijadikan pimpinan, setiap pimpinan diberi tanda penutup kepala yang sekarang dikenal namanya Kopyah, songkok, peci, blangkon atau mahkota, semua nama tersebut sebetulnya arti dan kegunaannya sama yaitu tanda pimpinan yang diletakan diatas kepala yaitu ; Kopyah.

Begitulah asal-usul Kopyah, maka harap sadar kalau berkopyah harus berahlak baik, bisa memimpin diri sendiri, memimpin keluarga, memimpin lingkungan, memimpin masyarakat, dan bisa sebagai tauladan kebaikan, wahai para pemimpin ingat kopyahmu maka harus ingat amanah rakyat kepadamu….

Ibu-ibu sediakan kopyah dirumah kalau bapak-bapak marah-marah segera dikopyahin saja agar sadar laki-laki itu harus bisa jadi pimpinan istri dan anak-anaknya… heee….heee…..

Nabi Ibrahim bapak Kopyah itu berdoa untuk semua manusia dialam ini pada tahun 1.800 sebelum Masehi seperti ini ;

“ Ya Rabbku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku kedalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang  yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, yaitu pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS.26:83-89).

 

Aaaaammiiiin……

Doa tersebut dikabulkan Allah sampai akherat nanti…. Subechanallah…. Maha Suci Allah….

Semoga bermanfaat……

Salam dari Surga……………   

Image


8 responses to “Hidayah Dari Kisah : KOPYAH NABI IBRAHIM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: